Bagaimana bisa?
Sangat bisa…Lihat ke3 foto-foto berikut:
Ah, foto biasa!
Yakin? Ketiga foto diatas menjadi tidak biasa karena ke3nya tercetak indah sebagai kartu pos.
Ini versi kartu posnya:
Paul B.T Koh untuk
Puncak Rinjani, Pulau Lombok.
Sayang, karena tahun cetaknya tidak tampil dikartu pos, jejak Pak Paul pun tak terbaca. Meski telah menggugelnya.
Amir Sidharta untuk
Lawang Sewu dan Tugu Muda di Semarang.
Terakhir, Martin Westlake untuk
Danau Segara Anak.
Sayang sekali, gugling Impact, sebagai pencetak ke3 kartu pos diatas tidak menggembirakan. Semoga ada temans yang berkenan membantu atau menginformasikan jika ada cara lain lagi untuk temukan jejak Impact ini.
Ah ia. Sejarah apa yang tercetak?
Perhatikan foto Lawang Sewu dan Tugu Muda diatas. Nunut cerita mas Rinto, koleksi kartu pos ini saat salah satu buliknya masih sekitar 20-an tahun. Sekarang? Sang bulik sudah 37 tahun-an. Jadi, ketiga kartu pos diatas masing-masing berusia sekitar 17 tahun.
Yakin, banyak yang sudah terjadi direntang waktu tersebut.
Setahuku, angle foto Lawang Sewu, untuk saat ini, akan turut juga menampilkan gedung-gedung tinggi disekitarnya.Lihat ini .. [duh, susah juga ya nyari tautan pic2 Lawang Sewu terbaru...:(]..
Demikian pula Rinjani. Pendakian terakhir di 2001, tak banyak yang berubah memang berdasarkan 2 angle diatas. Tapi, siapa yang akan tahu berbilang tahun yang akan datang?
Filed under: Hobbies



RSS - Posts
thanks ya, udah post kartu pos hasil fotoku dengan kreditasi!
–Amir
Alloow….
bs ga gw minta highres untk poto ny Amir
sidharta yg lawang sewu n tugu muda d semarang..??
nice blog,